Selasa, 15 September 2009

Menghindari Korban Tewas/Pingsan dalam Pembagian Zakat

Pingsan Berebut ZakatSikap para Dermawan Kaya yang membagikan zakatnya di rumahnya sendiri hingga ribuan orang miskin terpaksa antri dan berebut tidak jarang mengakibatkan jatuhnya korban. Di Pasuruan 21 orang tewas di antaranya ibu-ibu dan anak-anak yang terinjak-injak ribuan orang yang berebut zakat. Di Pakistan baru-baru ini juga 19 orang tewas.



Akibatnya niat baik untuk membantu fakir miskin, hasilnya berubah jadi mencelakai bahkan menewaskan fakir miskin yang terinjak-injak ribuan orang yang saling berebut.



Oleh karena itu hendaknya para Dermawan Kaya itu langsung membagikan zakat ke tempat tinggal fakir miskin di sekitarnya. Ingatlah teladan khalifah Umar ra yang rela bersusah-payah menggotong karung makanan ke rumah seorang janda tua yang kelaparan bersama anak-anaknya.



Dari ayat Al Qur’an di bawah di mana harta harus dibagikan kepada orang miskin yang tidak meminta, itu berarti kita harus mengantar zakat ke tempat tinggal mereka karena mereka tidak meminta kepada kita:



“Dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu, bagi orang miskin yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa yang tidak mau meminta” [Al Ma’aarij:24-25]



“Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian” [Adz Dzaariyaat 19]



Dari Ibnu Abbas ra bahwa Nabi SAW mengutus Mu’adz ke negeri Yaman –ia meneruskan hadits itu– dan didalamnya (beliau bersabda): “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan mereka zakat dari harta mereka yang diambil dari orang-orang kaya di antara mereka dan dibagikan kepada orang-orang fakir di antara mereka.” [Muttafaq Alaihi]



Jika para Dermawan tersebut merasa repot jika harus berkeliling membagikan zakat kepada fakir miskin di sekitarnya, lebih baik zakatnya diserahkan kepada Amil profesional untuk membagikannya.



Jangan sampai kita secara sadar/tidak sadar akhirnya membunuh manusia.



Puluhan Pingsan Berebut Zakat di Lamongan


Headline News / Nusantara / Senin, 29 September 2008 14:15 WIB



Metrotvnews.com, Lamongan: Insiden pembagian zakat yang menewaskan 21 orang di Pasuruan, Jawa Timur, tak menjadi pelajaran untuk mengulang kesalahan yang sama. Sekitar 20 ribu warga miskin dari berbagai daerah di Lamongan, Tuban, Bojonegoro dan Jombang, menyerbu Pondok Pesantren Sabililla di Desa Kebonsari, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur. Mereka datang untuk mendapatkan zakat yang dibagikan langsung pemilik pesantren Kiai Haji Ghofar. Zakat yang dijanjikan berkisar antara Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu per orang.


http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newsvideo/2008/09/29/67591/-Puluhan-Pingsan-Berebut-Zakat-di-Lamongan



Video Antrean Zakat di Pati Berdesakan, Ratusan Ibu Terhimpit


http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newsvideo/2009/09/13/90295/Antrean-Zakat-di-Pati-Berdesakan-Ratusan-Ibu-Terhimpit



Sang Dermawan, Haji Syaichon Fikri, Tersandung Tragedi Zakat



"Pembagian zakat yang dilakukan keluarga Syaichon selama ini aman-aman saja. Paling ada sejumlah orang yang pingsan karena saling berdesakan," kata Shaleh.



Namun pembagian zakat kali ini sungguh tragis. Sebanyak 21 orang tewas, dan sepuluh orang lainnya mengalami luka-luka dan pingsan akibat terinjak-injak.


http://www.antaranews.com/berita/1221519799/sang-dermawan-haji-syaichon-fikri-tersandung-tragedi-zakat



Ribuan Warga Miskin Antre Zakat



Sejumlah pengantre pingsan karena tak kuat menahan lelah dan panas. Anak-anak terpaksa dievakuasi karena dikhawatirkan pingsan juga. Sejumlah orang bahkan tercebur ke dalam kolam akibat dorong-dorongan.



Meski bersusah payah, warga senang menerima zakat. Haji Saji membagikan zakat hartanya menjelang bulan suci Ramadhan sebesar Rp 20 ribu hingga Rp 40 ribu.(BOG)


http://berita.liputan6.com/daerah/200908/239889/Ribuan.Warga.Miskin.Antre.Zakat




Pembagian Zakat di Mataram, Seorang Pingsan


Headline News / Nusantara / Selasa, 15 September 2009 14:05 WIB



Metrotvnews.com, Mataram: Pembagian zakat di Mataram, Nusa Tenggara Barat Selasa (15/9), nyaris memakan korban jiwa. Ribuan warga dari tiga kecamatan di Mataram mengantre dan terlibat saling dorong untuk mendapatkan zakat. Akibatnya, puluhan anak-anak dan orang tua terinjak-injak. Seorang di antaranya pingsan.


http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newsvideo/2009/09/15/90442/Pembagian-Zakat-di-Mataram-Seorang-Pingsan



19 Perempuan Tewas Disaat Pembagian Sedekah



Mengapa kejadian seperti ini selalu terjadi. Bukan hanya di Indonesia saja, tapi juga terjadi di Pakistan. Polisi Karachi tahan penyelenggara acara sedekah karena tidak memberi tahu terlebih dahulu Seorang ibu pingsan saat mengantri pembagian zakat di Karachi, Pakistan (AP Photo/Fareed Khan) Sedikitnya 19 perempuan tewas akibat tak mampu bertahan di tengah kerumunan penerima sedekah makanan di kota Karachi, Pakistan. Mereka mati lemas saat berebut dengan ratusan perempuan dan anak-anak demi mendapatkan bantuan makanan dalam acara pemberian sedekah, yang rutin berlangsung di tengah bulan suci Ramadan, Senin 14 September 2009. Menurut laman harian The New York Times, acara yang diselenggarakan oleh seorang pengusaha kaya itu juga melukai 25 perempuan.


http://www.lintasberita.com/Dunia/Berita-Dunia/19-perempuan-tewas-disaat-pembagian-sedekah






Tidak ada komentar:

Posting Komentar