"Mulutmu Harimaumu",
[caption id="attachment_4235" align="alignleft" width="226"]
begitu kata pribahasa dulu. Artinya, jika kita salah berucap, bisa2 mulut kita membinasakan kita. Dari sekedar pertengkaran, perkelahian, hingga pembunuhan bisa berasal dari lidah/ucapan yang tajam.
Dalam Islam juga kita disuruh menjaga lidah kita. Betapa banyak orang yang masuk neraka akibat tidak bisa menjaga lidah. Suka mencaci-maki orang lain.
Allah Ta'ala berfirman: "Janganlah sebagian diantara engkau semua itu mengumpat sebagian yang lainnya. Sukakah seorang diantara engkau semua makan daging saudaranya dalam keadaaan ia sudah mati, maka tentu engkau semua membenci -karena jijik terhadap perbuatan tersebut-. Takutlah kepada Allah, sesungguhnya Allah adalah Maha Menerima taubat lagi Penyayang." (al-Hujurat: 12)