Tampilkan postingan dengan label Hyperinflation. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hyperinflation. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Desember 2011

Mengapa Allah Memakai Emas dan Perak Sebagai Nishab Zakat?

[caption id="attachment_2548" align="alignleft" width="261" caption="100 Trilyun Dolar Zimbabwe = US$ 5 (Rp 45.000)!"]100 Trilyun Dolar Zimbabwe = US$ 5 (Rp 45.000)![/caption]

Inilah mengapa Allah memakai Emas dan Perak sebagai patokan Nishab Zakat. Bukan uang kertas.
Uang Kertas 100 trilyun dolar Zimbabwe nilainya cuma US$ 5 (Rp 45.000)! Orang harus bawa setumpuk uang untuk belanja sehari2.  Ini pemiskinan massal. Kezaliman thd rakyat!
"...Allah Tahu, sedang kamu tidak tahu!" [Al Baqarah 216]


Tahun 90-an ongkos naik bis cuma Rp 100. Tahun 2000-an jadi Rp 2000. 10 tahun saja naik 20x lipat. Padahal gaji pada kurun itu belum tentu naiknya segitu. Jadi uang kertas itu pemiskinan massal. Padahal kalau digaji misalnya dgn 10 gram emas, niscaya dari 1400 tahun lalu hingga sekarang, meski jumlahnya tak berubah, nilainya juga tidak turun.


Allah dan RasulNya sudah memberi contoh pemakaian emas dan perak sebagai uang. Bukan uang kertas yang tiap tahun nilainya selalu turun dan sering terkena Krisis Keuangan.